Labels

Thursday, February 2

Yang Merajuk Masa Lalu

Selaku raga tetap mengibar, kau masih bisa memeluk jiwa ini.
Berdoalah, kau sudah kuabaikan
Dan pergilah kesana yang tak akan ada aku, akupun begitu
Matahari akan tetap seperti biasa, apapun aku dan kau nanti
Ini jalan Tuhan, sudah berhaluan
Jangan sesalkan dirimu itu, aku mengerti
Berlalulah dengan anganmu yang mengulur
Kau tahu jika tanpa tatapku

Hey, kau datang dengan sesal yang tak terhapuskan dan mengakar, bukan?!
Masihkah kau hitung langkahku ini?
Lihat! Aku sudah jauh dari waktu itu!
Cinta Tuhan membawaku sampai disini dan entah kemana lagi 
Sudah kupikirkan, membuntutiku memang kebiasaanmu yang paling jahat!
Membawa lembar penyesalan atas dirimu sendiri! 
Jangan melingkariku, ingkarilah aku.
Mata merahmu, aku tak suka melihatmu

Sudah! Sudah!
Ah!
Kau datang dengan malammu
Yang memang berbeda
Seperti itu kau!
Malam yang tak pernah sepi
Gelapmu tetap milikmu seutuhnya
Aku pun begitu