Labels

Thursday, February 9

Tak Bertuan

Lihat saja senja tadi
Kita berdua saling bertemu disana
Aku melihat seseorang yang sudah lama aku kenal
Seseorang yang membebaskanku dari tuba
Kita bercakap selayak ombak, berdebur dan menghantam, sesekali kau meninggi lalu tenang
Mega mengadu ingin segera malam, memulangkan kita ke peraduan
Ah, nanti saja kau bilang
Kuambil sehelai rambutmu yang mengakar seperti otakmu
Kuhantamkan kepada retakan kilau-Nya
Hanya senyum yang terpanggil kesana, ke barat yang jadi kiblat
Kita bersulang selayak raja
Membumbungkan rasa dan kata kepada senja

No comments:

Post a Comment