Labels

Wednesday, February 8

Kabarku Untukmu

Apa kabar dirimu, sang penyair malam?
setiap cium dan kesakitan selalu berjalan tanpa batas
Dimana kini kau menyinggahkan barisan syair-syair syahdumu?
pembaca setia sepertiku tak paham pertanda alam
Bagaimana kau sembunyi dari manusia hina ini yang merindumu?
entah kapan senja dan hujan lelah mengusung kabarmu
Kapan kau kembali ke sudut hidupmu yang aku singgahi?
menjadi badai matahari memang pilihan
Siapa kau sekarang? Apa hujan jadi pengingatmu?

No comments:

Post a Comment