Labels

Friday, February 3

Bicara

di taman yang teduh dan mendung
Kemari, aku ingin duduk bersebelahan denganmu. sedari tadi, angin menyisir rambutku. Aku serasa di pantai, macam angin laut datang. Pejalan kaki pun terhuyung langkahnya. Aku sedang membuat catatan kecil di angan-angan. Angan-angan yang hanya aku yang tahu, dan Tuhan. Kau suka aku tersenyum, bukan?! Aku suka senyummu. Aku akan selalu tersenyum untukmu, Nona.

di bibir danau
Bangau mengajak bersenandung soal cinta dan kepahitan. Cinta? benarkah? apalagi kepahitan. Itu seperti keharusan dan wajib diberlakukan. Untuk cinta dari cita; untuk kepahitan dari keyakinan.

di tengah hujan
Sebentar runtuh, sebentar reda. Sebentar bergemuruh, sebentar diam. Jangan-jangan kau seperti ini. Ucap sana-sini dan berlalu saja. Aku tanya jejak, kau jawab "jejak? bayangan pun tak terlukis"

No comments:

Post a Comment