Labels

Sunday, February 26

Analog

Saat mandi pun, aku bisa mengiramakan kata yang datang tak diundang itu.
Rasanya, setiap guyuran air adalah surga.
Setiap percik bulir adalah mahkotanya.
Setiap air yang mengalir adalah dosaku yang terbuang dan luruh bersama kotornya dunia dan semua kemunafikan akan dosa itu.
Bersama busa-busa dan aroma, aku bernyanyi dalam gema dan mengalunkan kata dalam rasa yang tak biasa; dalam dingin.

2 comments: