Labels

Monday, January 23

Merajuk Rindu

Musim berlalu, kabar semakin merayuku
Langit seperti runtuhkan ragamu, bertalu berpijak di mataku
Masih sendiri dalam pikiran dan gejolak
Berlalu kurasa waktuku dan sepi temani hari
Dalam riuh suasana ini, menyapa menggoda, dan memanja
Aku angankan rinduku berpendar, kubiarkan berlalu
Bersama senyummu yang akan penuhi hari
Akan rindukan nyaman mengarai ditengah ngarai


(ditengah hujan yang tumpah sore itu)
Tadi, awan mengendap-endap
Menelisik, berbisik, memanggil nama
Seorang teman dekat
Jauh disana, terbelenggu waktu
Kini tumpah ruah dibawa kaki hujan
Gemuruh kilat mengiring menyapa
Kusambut anak hujan mengecup dingin wajahku
Sajakpun terukir untukmu
Yang tertinggal disana dan kenangan didalamnya
Akan tertuang dan mengendap
Disabut pagi dan malam
Banjarnegara. 18 Januari 2012